Desain Infinix XPAD Edge terbaru yang resmi tercatat di SDPPI dan TKDN Indonesia.

Infinix XPAD Edge Lolos Sertifikasi di Indonesia: Simak Spesifikasinya

Infinix XPAD Edge Lolos Sertifikasi di Indonesia: Simak Spesifikasinya — kabar menggembirakan bagi penggemar tablet dan pengguna yang membutuhkan perangkat layar besar dan terjangkau. Baru-baru ini tablet Infinix XPad Edge (nomor model X1302) tercatat telah melewati serangkaian proses sertifikasi resmi di Indonesia, termasuk pendaftaran di SDPPI/POSTEL dan catatan TKDN di P3DN Kemenperin. Artikel ini mengulas detail spesifikasi, fitur utama, potensi harga, dan apa arti lolos sertifikasi ini bagi pasar lokal.

Mengapa sertifikasi penting untuk konsumen dan pasar?

Sertifikasi perangkat telekomunikasi seperti pendaftaran di SDPPI (POSTEL) dan pencatatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) bukan sekadar formalitas. Dokumen ini menandakan bahwa perangkat memenuhi persyaratan teknis dan regulasi Kominfo serta persyaratan kandungan lokal yang menjadi prasyarat distribusi resmi di Indonesia. Bagi konsumen, sertifikasi memberi jaminan bahwa perangkat aman digunakan, dukungan jaringan (mis. 4G/LTE) telah diuji, dan barang bisa masuk pasar Indonesia secara legal. Lolosnya Infinix XPAD Edge membuka kemungkinan peluncuran resmi yang disertai garansi lokal dan layanan purna jual.

Ringkasan spesifikasi utama XPAD Edge

Berikut rangkuman spesifikasi teknis yang menjadi sorotan dari Infinix XPAD Edge:

  • Layar besar 13,2 inci 2.4K / FHD+ dengan refresh rate hingga 90Hz — dirancang untuk produktivitas dan hiburan layar lebar.
  • Prosesor Qualcomm Snapdragon 685 — pilihan chipset yang seimbang untuk tugas sehari-hari dan konsumsi multimedia.
  • RAM 8GB + penyimpanan 256GB (opsional 128GB/varian lain) dan dukungan microSD hingga 2TB — kapasitas besar untuk aplikasi, file, dan multimedia.
  • Baterai 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (mis. 18W) — menjanjikan daya tahan untuk penggunaan sepanjang hari.
  • Sistem operasi Android 15 dan fitur produktivitas Infinix (keyboard case & stylus sebagai aksesoris yang tersedia) — mengedepankan pengalaman kerja dan pembelajaran.

Poin-poin di atas merupakan informasi yang sudah beredar di berbagai sumber peliputan rilis regional dan dokumen sertifikasi. Untuk pembaca yang mencari tablet layar besar dengan keseimbangan fitur dan harga, spesifikasi ini membuat XPAD Edge layak dipertimbangkan.

Tampilan dan desain: besar tapi tetap portabel

Infinix membidik segmen yang menginginkan layar luas tanpa menghadirkan bobot yang memberatkan. Desain XPad Edge dilaporkan tipis dengan bodi logam ringan dan bobot sekitar 580 gram untuk ukuran 13,2 inci — klaim yang membuatnya relatif mudah dibawa untuk kategori tablet jumbo. Bezels tipis dan modul kamera ganda di punggung menambah kesan modern. Bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas, ukuran layar besar memperbesar area kerja untuk mengetik, menggambar (dengan stylus), dan multitasking split-screen. Gizmochina

Performa: cukup untuk produktivitas dan multimedia

Chipset Snapdragon 685 yang dipasangkan dengan RAM 8GB menawarkan pengalaman responsif untuk aplikasi produktivitas, penjelajahan web, streaming video, dan beberapa game ringan hingga menengah. Perangkat ini bukanlah tablet flagship untuk gaming berat, tetapi untuk penggunaan sehari-hari—termasuk editing dokumen, presentasi, menonton video 2.4K, dan menjalankan aplikasi pembelajaran—performanya dinilai memadai. Dukungan Android 15 juga menjanjikan fitur sistem operasi terbaru dan keamanan yang lebih baik dibanding versi lama.

Audio, kamera, dan fitur multimedia

XPAD Edge dilengkapi quad-speaker yang diklaim menawarkan pengalaman audio imersif—nilai plus saat menonton film atau presentasi tanpa earphone. Kamera depan dan belakang dipatok sebagai solusi video call dan dokumentasi ringan (mis. 8MP), bukan untuk fotografi profesional. Fitur layar dengan 90Hz membuat interaksi UI terasa lebih halus, terutama saat scrolling atau navigasi aplikasi. Untuk sinyal & konektivitas, ada varian yang mendukung LTE sehingga pengguna tak bergantung sepenuhnya pada Wi-Fi.

Aksesoris dan ekosistem: keyboard dan stylus untuk produktivitas

Salah satu daya tarik utama tablet kelas produktivitas adalah dukungan aksesoris. Infinix dikabarkan menyediakan keyboard case dan stylus (dijual terpisah atau bundling tergantung pasar) untuk memaksimalkan fungsi sebagai “laptop ringan” saat pengetikan dan pencatatan. Kombinasi layar besar, dukungan stylus, dan mode split-screen Android membuat XPAD Edge ideal untuk pelajar, profesional yang mobile, serta kreator konten yang butuh layar lapang tanpa harga flagship.

Harga dan prediksi peluncuran di Indonesia

Sampai saat ini, sejumlah situs e-commerce regional dan peliput teknologi melaporkan harga ritel di pasar tetangga (mis. Malaysia) yang berada di kisaran harga menengah—sekitar ratusan dolar AS (perkiraan setara Rp 4–6 jutaan, bergantung pajak dan strategi penetapan harga lokal). Karena XPAD Edge sudah tercatat dalam dokumen TKDN dan SDPPI, kemungkinan besar Infinix akan membawa unit resmi ke Indonesia, lengkap dengan garansi dan layanan purna jual lokal. Namun angka harga akhir untuk pasar Indonesia dapat berubah setelah memasukkan pajak, biaya distribusi, dan strategi peluncuran resmi.

Apa arti TKDN 35,05% untuk konsumen Indonesia?

Catatan P3DN menunjukkan XPAD Edge memperoleh nilai TKDN sekitar 35,05% — angka ini menandakan adanya komponen lokal atau proses perakitan yang memenuhi ambang tertentu untuk dapat didorong pemasaran dan ketersediaan layanan di Indonesia. Meskipun tidak setinggi persentase untuk produk yang sangat “lokal”, nilai ini biasanya cukup agar pabrikan dapat melakukan distribusi resmi dan menikmati beberapa kemudahan administratif dalam perizinan. Bagi konsumen, ini berarti akses ke unit resmi — garansi, dukungan teknis lokal, dan pembelian melalui channel resmi.

Kelebihan dan kekurangan singkat XPAD Edge

Kelebihan

  • Layar 13,2 inci besar dengan resolusi tinggi dan refresh rate 90Hz: ideal untuk produktivitas dan hiburan.
  • Baterai 8.000 mAh yang tahan lama untuk penggunaan seharian.
  • RAM 8GB dan penyimpanan 256GB (dapat diperluas): mendukung multitasking dan penyimpanan besar.
  • Sudah lolos sertifikasi SDPPI dan tercatat di P3DN TKDN — jalur legal menuju pasar Indonesia.

Kekurangan

  • Snapdragon 685 bukan chipset flagship; performa intensif grafis terbatas.
  • Kamera standar—kurang cocok bagi pengguna yang mengandalkan fotografi berkualitas tinggi.
  • Bervariasi menurut pasar — aksesori dan varian mungkin berbeda di Indonesia dibandingkan peluncuran awal di Malaysia.

Siapa yang cocok membeli XPAD Edge?

XPAD Edge paling cocok untuk:

  • Pelajar dan mahasiswa yang butuh layar besar untuk membaca PDF, membuat presentasi, dan mencatat.
  • Profesional mobile yang sering presentasi, bekerja di dokumen, atau membutuhkan perangkat ringkas sebagai pengganti laptop ringan.
  • Pengguna multimedia yang ingin pengalaman menonton film dan streaming di layar luas tanpa mengeluarkan biaya untuk tablet flagship.

Kesimpulan: Layak dinantikan, terutama bagi pemburu tablet layar besar yang hemat

Infinix XPAD Edge Lolos Sertifikasi di Indonesia: Simak Spesifikasinya — klaim ini bukan hanya judul: lolosnya sertifikasi memberi sinyal kuat bahwa tablet ini akan tersedia secara resmi di pasar Indonesia. Dengan layar jumbo 13,2 inci, baterai besar 8.000 mAh, RAM 8GB dan penyimpanan 256GB, serta dukungan Android 15, XPAD Edge menjanjikan kombinasi produktivitas dan hiburan yang menarik pada segmen harga menengah. Namun, calon pembeli harus mempertimbangkan bahwa performa puncak bukan fokus utama—melainkan pengalaman layar besar, daya tahan baterai, dan nilai untuk kebutuhan sehari-hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *